Muntah Pada Anak dan Penyebabnya

Artikel Guesehat

Pada usia anak sering Anda mendapati kondisi dimana anak mengalami muntah yang kadang membuat Anda panik. Walaupun sebenarnya bukan suatu masalah yang serius, tapi tetap memerlukan perhatian khusus. Apalagi jika muntah terjadi berulang dan sering. Banyak sekali penyebab muntah salah satunya karena vertigo. Untuk pengobatannya Anda dapat lihat  di https://www.goapotik.com/produk/mertigo-6-mg-tablet-strip.

Sebenarnya muntah adalah suatu cara tubuh untuk menyingkirkan zat-zat yang ada kemungkinan membahayakan bagi tubuh.  sebelum terjadi muntah biasanya akan didahului dengan keluhan mual walaupun tidak semua anak mengalaminya. Berilah cairan yang cukup ketika anak mengalami muntah agar tidak terjadi dehidrasi. Apabila muntah terus berlanjut segera konsultasikan pada dokter anak.

Penyebab Muntah Pada Anak

Dari beberapa sumber termasuk sebuah artikel penyebab muntah pada anak gue sehat, muntah dapat disebabkan oleh beberapa hal baik dari dalam tubuh maupun luar tubuh sebagai pemicunya. Anak-anak memang lebih mudah mengalami muntah dibandingkan orang dewasa, karena sistem pencernaan yang masih sensitif. Beberapa hal pemicu muntah tersebut adalah:
 
1.    Alergi Makanan
Muntah dapat terjadi karena alergi pada makanan tertentu. Jadi ketika anak makan makanan pencetus alergi akan muncul reaksi seperti muntah, sesak napas, bersin, batuk, dan lainnya. Jenis makanan pemicu alergi antara lain telur, ikan, kacang, dan lainnya.
 
2.    Migrain
Menurut penelitian hampir 10% anak usia sekolah mengalami gejala migrain. Penyakit ini akan membuat anak merasakan sakit kepala yang berat dan mengakibatkan muntah.
 
3.    Radang Saluran Cerna
Radang saluran cerna sering juga disebut dengan Gastroenteritis yang ditimbulkan karena virus dalam tubuh. Ada beberapa kondisi dimana radang ini juga bisa diakibatkan oleh bakteri seperti E.coli. Gejala yang paling umum terjadi adalah diare, kram perut, dan mual muntah. Gejala ini akan muncul sekitar 12-48 jam setelah masuknya virus ke dalam tubuh anak.
 
4.    Gegar Otak
Benturan pada kepala mungkin karena aktifnya anak ketika bermain atau karena suatu kecelakaan, bisa membuat gegar otak yang menyebabkan cedera kepala. Gegar otak ini ditandai dengan muntah setelah terjadinya benturan. Selain itu, anak juga akan mengalami penglihatan yang kabur, sulit menjaga keseimbangan, dan bingung.

Posting Komentar

0 Komentar