Bisnis yang Tak Ada Matinya di Desa dengan Pinjaman Tunaiku

Selain untuk pegawai tetap maupun kontrak, Tunaiku juga menyediakan pinjaman tanpa agunan untuk wiraswasta. Baik yang baru memulai bisnis, saat bisnis tengah berjalan, maupun di saat kritis. Apabila Anda tinggal di desa dan bingung mau fokus bisnis apa, silakan simak ide bisnis yang tak ada matinya ini. 

Pinjaman Tanpa Agunan Dari Tunaiku

Bisnis Makanan Ringan

Agaknya, bisnis di bidang produksi makanan ringan selalu menggeliat di mana-mana. Tidak hanya di kota, tetapi juga di desa. Bob Sadino pernah bilang, “Selama manusia masih butuh makanan, bisnis kuliner tidak pernah ada matinya.” Berhubung di desa, tentu sulit bersaing jika produk yang dihasilkan adalah makanan berat.

Soalnya penduduk desa lebih suka makan di rumah daripada di luar. Oleh karena itu, pilihan bisnis makanan ringan menjadi solusi yang tepat. Misalnya produksi keripik pisang, keripik singkong, keripik buah, kerupuk, piscok, putu ayu, dan lain-lain. Untungnya, bahan baku di desa sangat melimpah. Jadi Anda tidak perlu repot mencari ke lain tempat.

Untuk memulai bisnis ini, Anda hanya perlu menyediakan modal minimal 4 juta Rupiah saja. Tentu lebih baik lagi jika sudah punya kendaraan sendiri. Biar tidak perlu pakai jasa angkut produk untuk didistribusikan ke toko ataupun warung. Dengan pinjaman tanpa agunan dari Tunaiku, kemungkinan besar bisa untuk bisnis makanan ringan tanpa modal.

Bisnis Konveksi Rumahan
Untuk memulai bisnis ini memang perlu modal yang lumayan. Sebelum pinjam dana ke Tunaiku, minimal Anda sudah punya persediaan uang sebanyak 12 juta Rupiah. Sedangkan yang 20 juta-nya bisa pakai dana Tunaiku sebagai modal bisnis sekaligus investasi. Pada mulanya, Anda cukup pekerjakan beberapa karyawan saja.

Namun soal biaya investasi seperti mesin obras, mesin jahit, mesin rantai, meja potong, mesin potong, mesin steam, dan lain-lain wajib diperlukan. Meskipun agak berat pada awalnya, namun bisnis ini bisa bertahan dalam waktu lama. Soalnya siapa pun pasti butuh pakaian baru dari waktu ke waktu.

Untuk menunjang kesuksesan bisnis ini, Anda maksimalkan lewat jalan bermitra dengan toko pakaian. Baik yang ada di kota maupun desa. Manfaatkan pula pembuatan isu agar trending topic di media sosial seperti Instagram & Twitter. Maksimalkan juga pelayanan yang ramah, menyenangkan, tepat waktu, serta jangan lupa untuk siapkan diskon khusus.

Bisnis Jasa Potong Rambut
Di desa belum banyak yang menekuni bisnis ini. Padahal potensi untuk dapat pelanggan tetap sangat tinggi. Baik anak-anak sampai dewasa selalu membutuhkan jasa potong rambut. Satu hal yang paling penting untuk dimiliki adalah keterampilan dalam memangkas rambut. Modal untuk buka usaha barber shop juga sangat murah. Kira-kira 3 juta Rupiah cukup.

Memang sih yang dibutuhkan hanya gunting. Tapi jika ingin jadi pemotong rambut profesional, mesti siapkan tempat bagus, alat praktis, dan pelayanan yang ramah. Untuk itu, silakan Anda ajukan pinjaman tanpa agunan di Tunaiku. Biar nanti bisa buat beli mesin cukur rambut, sisir rambut, gunting kumis, kuas sabun, dan lain-lain yang dibutuhkan.

Jika Anda mampu mencukur rambut dengan cepat dan hasil potongan rapi, bukan tidak mungkin keuntungan besar pun menanti tiap bulannya. Misalkan Anda pasang tarif 5 ribu per kepala. Kemudian rata-rata per kepala selesai dalam 5 menit. Maka dalam waktu minimal 4 atau 5 jam saja, untuk mencukur 50 orang bisa dapat 250 ribu per hari.

Kemungkinan besar, ketiga bisnis di atas tidak akan pernah lekang oleh waktu. Soalnya selalu dibutuhkan manusia. Tunaiku selalu mendukung pebisnis di kota maupun di desa dengan pinjaman tanpa agunan disertai bunga yang ringan. Dalam setahun saja, Anda hanya dibebankan bunga sebesar 3%.

Posting Komentar

1 Komentar